Bagaimana Arsitektur IoT Bekerja di Cloud
Bagaimana Arsitektur IoT Bekerja di Cloud

Bagaimana Arsitektur IoT Bekerja di Cloud

Di era digital banyak hal yang bisa kita lakukan dengan memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi. Dari mencari item terkait pekerjaan hingga terhubung dengan teman.

 

Hari ini, internet juga akan memungkinkan Anda untuk memiliki kontrol lebih besar atas hampir semua yang ada dalam jangkauan Anda. Ya, dimungkinkan untuk melakukan ini melalui internet menggunakan apa yang dikenal sebagai Internet of Things atau IoT.

 

IoT adalah cara kita dapat mengontrol hampir semua yang kita butuhkan dengan perintah internet sederhana. Bagi mereka yang akrab dengan asisten pribadi virtual seperti Alexa dan Siri Mereka adalah bagian dari IoT yang melakukan tindakan sesuai dengan perintah yang kami berikan kepada mereka.

 

Sistem mengumpulkan data tentang perilaku kita dan menyimpannya ke memori mereka. Memori yang tersimpan dapat membantu sistem melakukan tugas yang kita inginkan.

 

Bagaimana cara IoT berfungsi? Ada tiga elemen utama arsitektur IoT: gateway perangkat, cloud, dan perangkat. Mereka bekerja bersama-sama dalam sistem, yang berarti mereka akan menanggapi instruksi. Jika terjadi kecelakaan atau kejadian tak terduga lainnya, teknisi dapat memperbaiki kesalahan mereka dan meningkatkan sistem IoT dengan lebih cerdas.

 

Mari kita lihat peran ketiga bagian ini untuk bisnis Anda. Perangkat tidak hanya terfokus pada perangkat keras perangkat. Ini lebih merupakan perangkat lengkap yang mencakup perangkat keras dan juga perangkat lunak.

 

Itu dilengkapi dengan sensor yang mengumpulkan informasi. Itu dapat terhubung ke jaringan, dan berkomunikasi satu sama lain, dan beroperasi secara langsung atau tidak langsung di internet. Jika perangkat terhubung secara tidak langsung melalui web, gateway memungkinkan perangkat mengakses layanan cloud.

 

Namun, gateway memiliki tujuan khusus dalam bidang jaringan. Itu dapat memproses data dari perangkat sebelum dikirim ke cloud. Cloud menyimpan semua data, proses, dan kemudian digabungkan dan dicocokkan dengan data dari perangkat yang berbeda.

 

Setiap komponen penting untuk memastikan bahwa sistem benar-benar berfungsi. Jika satu komponen tidak dapat melakukan, pemrosesan data dapat tertunda, dan mereka mungkin tidak menjalankan perintah yang tepat, atau lebih buruk lagi, mereka akan dapat menjalankan perintah.

 

IoT membutuhkan sensor untuk mengumpulkan informasi dan menyimpannya ke cloud. Selain membuat koneksi ke internet, perangkat memerlukan perantara untuk mengatur dan memproses data. Setiap komponen merupakan bagian dari sistem dan memiliki fungsinya masing-masing secara rinci, yaitu bagaimana sistem bekerja.

 

Kami menyadari bagaimana kami dapat menggunakan IoT untuk membantu kami dalam melakukan segalanya, penting untuk menyadari betapa pentingnya arsitektur cloud IoT dan arsitektur pemrosesan data IoT sangat penting bagi kami. IoT bukan hanya asisten pribadi cerdas yang mengumpulkan data dari perangkat atau gadget kita untuk membuat rumah rumah pintar.

 

Selain itu, IoT dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan segala aspek kehidupan kita, seperti di tempat kerja dan di kantor agar hidup kita lebih efisien. Khususnya dalam bisnis masa kini yang mengandalkan data dalam jumlah besar dapat menjadi pembeda antara kesuksesan dan kegagalan bisnis Anda, data yang berasal dari IoT akan membantu bisnis Anda berkembang dan mendorong perusahaan Anda maju ke masa depan.

 

Jika kami menyadari potensi IoT untuk masa depan industri kami, berpikir tentang platform fastest cloud service provider indonesia untuk menyimpan data kami sangat penting, Anda bisa memilih Telkom Digital Whole Service.

Data berbasis cloud dapat digunakan untuk perusahaan Anda dan dapat menjadi bisnis Anda yang sinkron dengan IoT.

 

Telkom Divisi Wholesale sebagai lini bisnis Telkom dapat menawarkan kepada Anda sistem berbasis cloud dan pemrosesan data secara masif yang dapat digunakan untuk memenuhi kebutuhan bisnis Anda.