4 Ciri Pencernaan Sehat Pada Anak
4 Ciri Pencernaan Sehat Pada Anak

4 Ciri Pencernaan Sehat Pada Anak

Kesehatan pencernaan anak seringkali luput dari perhatian. Memang, sistem pencernaan memainkan peran yang sangat penting dalam kesehatan. Selain berfungsi untuk mencerna makanan dari mulut hingga usus, saluran pencernaan juga memiliki efek menyerap nutrisi untuk perkembangan otak dan memperkuat kekebalan tubuh. Lantas, seperti apa ciri pencernaan sehat pada anak?

Hal yang Perlu Diperhatikan Dalam Menjaga Kesehatan Pencernaan Anak

1. Frekuensi BAB Bayi Baru Lahir

Bayi baru lahir dapat buang air besar hingga 6 kali sehari dengan tinja yang sedikit cair. Itu termasuk normal. Saat saluran pencernaan menua dan matang, tinja bayi akan menjadi lebih padat dan jarang. Anda harus waspada jika si kecil terlalu sering BAB atau encer, terutama jika disertai darah dalam tinja, muntah, mudah rewel, sakit perut, lemas, dan demam.

2. Bayi Susah BAB Belum Tentu Berbahaya

Bayi yang sering disusui secara eksklusif sering mengalami konstipasi. Jangan khawatir. Pada bayi yang diberi ASI eksklusif, buang air besar seminggu sekali adalah normal selama fesesnya lunak. Ada juga orang yang sudah tidak buang air besar selama dua minggu dan masih baik-baik saja. Anda harus mewaspadai jika sembelit pada anak disertai dengan gejala sakit perut, kembung, muntah, sakit perut dan tinja berdarah.

3. Gumoh Normal Dialami Bayi

Ciri pencernaan sehat juga bisa dilihat dari frekuensi gumoh. Gumoh adalah kondisi normal yang terjadi pada bayi. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), sekitar 60% bayi usia 4 bulan gumoh setidaknya sekali sehari, dan ini berkurang seiring bertambahnya usia. Perlu diwaspadai jika gumoh terlalu sering muncul dan jumlahnya sangat banyak sehingga bayi menolak makan, rewel, dan berat badan tidak bertambah.

4. Kembung pada Anak

Kembung sering terjadi setelah anak makan makanan yang tinggi gas, seperti kubis, kacang-kacangan, dan brokoli. Juga, ketika seorang anak menelan makanan terlalu cepat, ia menelan udara ekstra yang dapat menyebabkan kembung di perut.

Meski normal, gas di perut bisa menyebabkan sakit perut dan kembung. Anda harus khawatir jika anak Anda mengalami kolik yang disertai dengan sakit perut. Menjaga kesehatan saluran pencernaan anak bisa dimulai sejak lahir. Jika Anda khawatir dengan kesehatan pencernaan anak Anda, jangan ragu untuk menghubungi dokter anak Anda.

Tips Menjaga Kesehatan Sistem Pencernaan

Menjaga kesehatan sistem pencernaan bisa dimulai dengan memperbaiki gaya hidup dan pola makan yang lebih sehat. Berikut beberapa tips yang bisa dilakukan yaitu konsumsi cukup serat sehari-hari. konsumsi asupan serat dapat mendukung gerak makanan dalam usus lebih lancar dan juga memadatkan feses namun tidak terlalu kerat.

Konsumsi makanan lemak juga sebaiknya dibatasi. Sebaiknya ganti dengan lemak sehat seperti alpukat dan ikan. Konsumsi probiotik, ajak anak untuk beraktivitas, minum air cukup, dan kelola stres. Anda bisa mengunjungi Growhappy.co.id dan dapatkan berbagai informasi lengkap mengenai ciri pencernaan sehat dan menjaganya tetap sehat.